Tahukah ANDA kalau setiap orang yang terlahir didunia adalah juara yang telah mengalahkan miliaran sel sperma lainnya sehingga kita bisa terlahir didunia ini.
Tapi mengapa setelah kita lahir dan tumbuh besar seperti saat ini, kita tidak bisa mengalahkan pesaing kita yang jumlahnya mungkin hanya puluhan, ratusan atau ribuan padahal kita pernah mengalahkan miliaran pesaing kita.
Menurut saya jawabannya adalah karena dipaksa. Saat kita dihadapkan pada pilihan harus jadi juara atau mati, tiba-tiba raksasa dalam diri kita bangkit dan kita akan lakukan apapun untuk menjadi juara daripada mati, seperti halnya ketika kita menjadi sel sperma yang harus bersaing untuk mencapai indung telur ibu kita, kita akan lakukan apapun untuk mengalahkan miliaran pesaing kita untuk menjadi juara karena hanya satu atau dua sel saja yang dipilih dan yang lainnya mati.
Kata orang pintar, ternyata otak kita di design untuk mencari nikmat dan menghindari sengsara. Kalau ANDA ingin berhasil, ANDA harus melakukan perubahan. Tapi masalahnya sebagian orang malas untuk berubah karena sudah nyaman. Supaya mau berubah, coba ANDA bayangkan ketidak enakan kondisi ANDA saat ini misalnya betapa tidak enaknya menuju kantor harus bermacetan dijalan, kepanasan, kehujanan, dimarahi atasan, dikomplain client dan ketidaknyamanan lainnya yang akan membangkitkan semangat ANDA untuk berubah. Bagitu juga sebaliknya, bayangkan dan rasakan kenikmatan yang akan ANDA dapatkan apabila ANDA mau melakukan perubahan. Bayangkan juga orang-orang yang ANDA cintai, apa yang akan mereka rasakan dan katakan tahun depan, dua tahun lagi, lima tahun lagi bila ANDA mau melakukan perubahan saat ini dan betapa kecewanya mereka bila ANDA tidak berubah saat ini.
Sebelum terlambat …..